Pengendara Dihimbau Waspada Melintasi Jalan KPT Tanjungsenai-Burai

Bupati Algafry Bersama CV TLTA Bagikan Ratusan Paket Sembako
Januari 14, 2022
Ternyata, Oknum Guru Silat di Basel Sudah Cabuli 3 ABG
Januari 14, 2022
SUMSEL, RADARBAHTERA.COM – Pemkab Ogan Ilir mewanti-wanti masyarakat yang pengemudikan kendaraan keluar masuk KPT Tanjungsenai dari arah Desa Burai, untuk lebih berhati-hati agar tak nyemplung ke perairan rawa di sisi jalan.
 
Di musim hujan saat ini, permukaan air rawa tepatnya di wilayah Desa Sejarosakti, naik melebihi permukaan jalan atau setinggi lutut orang dewasa. 
 
Permukaan air yang naik dan menggenangi jalan ini, dikhawatirkan membuat kendaraan gamang saat melintas. 
 
Oleh karena itu, Pemkab OI melalui Dinas PUPR memasang delineator atau patok di sepanjang jalan tergenang air rawa. 
 
“Setelah ditinjau Pak Bupati pada Senin lalu, kami pasang delineator sederhana di jalan menuju Tanjungsenai dari arah Desa Burai,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, Ruslan, Jumat (14/01/2022). 
 
Meski sederhana, delineator terbuat dari bambu itu diwarnai dengan cat khusus yang dapat memantulkan cahaya di malam hari. 
 
“Jadi meski sederhana, tidak mengurangi fungsinya sebagai petunjuk, pengarah dan sebagai peringatan bagi kendaraan,” terang Ruslan. 
 
Sebanyak ratusan batang delineator dipasang di titik jalan yang tergenang air rawa. 
 
Diharapkan patok ini dapat berguna bagi pengendara terutama selama musim hujan saat ini. 
 
“Instruksi langsung dari Pak Bupati agar dipasang patok di sisi jalan yang terendam air. Beliau juga berpesan kepada masyarakat agar hati-hati saat berkendara lewat jalan tersebut,” ucap Ruslan. 
 
Senin belumnya (10/01/2022), Bupati OI Panca Wijaya Akbar meninjau jalan akses Tanjungsenai ke Desa Wisata Burai, didampingi Ruslan dan Kepala Desa Burai Erik Asrillah. Bupati Panca berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan jalan tergenang air ini. 
 
“Insya Allah kami akan usulkan dana bangub (bantuan Gubernur) untuk perbaikan ruas jalan Tanjungsenai ke Burai,” Ucap Panca.
 
Keinginan Panca untuk memperbaiki jalan akses menuju Desa Wisata Burai bukan tanpa alasan. 
 
Burai saat ini merupakan ikon destinasi pariwisata di Ogan Ilir setelah meraih penghargaan pada Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 dan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021.
 
“Mudah-mudahan perbaikan jalan segera terealisasi, demi mendukung pariwisata kita,” jelas Panca. (Tum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *