Nelayan Kulur Tewas Tenggelam Digulung Ombak

Hingga Kasasi, Warga Arisan Buntal Terus Tuntut PT Waskita Karya dan PT Hutama Karya
Januari 2, 2021
Panen “Si Raja Buah” Jadi Berkah Bagi Masyarakat Lahat
Januari 3, 2021

BABEL, RADARBAHTERA.COM – Arazi (56) nelayan dari Desa Kulur, Kecamatan Lubukbesar, Bangka Tengah (Bateng) ditemukan tewas di Pulau Gusung Timur, Dusun Nadi, Desa Perlang, Kecamatan Lubukbesar pada Sabtu pagi (02/01/2021) setelah sebelumnya perahu milik Arazi dihantam ombak tinggi.

“Jasad Almarhum Arazi ditemukan dengan posisi tengkurap di pulau Gusung Timur, pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Kapolsek Lubukbesar Iptu M Boy Akbar seizin Kapolres Slamet Ady Purnomo kepada awak media, Sabtu siang (02/01/2021).

Kapolsek Boy mengungkapkan kronologis awal hingga akhir ditemukannya jasad Arazi, bermula pada Jum’at sore (01/01/2021) sekira pukul 16.50 WIB, korban pamit kepada keluarganya hendak berangkat melaut mencari ikan dan cumi bertolak dari laut Desa Kulur Ilir.

Pada Sabtu dini hari, hujan deras disertai badai dan gelombang tinggi di laut Nadi menghantam perahu Arazi. Sehingga korban tenggelam berikut perahunya.

“Sabtu pagi sekitar pukul 02.00 WIB, perahu Arazi ditemukan nelayan lainnya yakni Mawan di laut Kayu Ara, Desa Perlang. Kemudian, saksi menghubungi warga lainnya untuk mencari keberadaan Arazi. Walhasil, Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Arazi berhasil diketemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tengkurap di Pulau Gunung Timur, Dusun Nadi, Desa Perlang,” katanya.

Selanjutnya, janazah Arazi langsung dibawa ke rumah duka di Desa Kulur untuk disemayamkan, kemudian Sabtu sore sekira pukul 16.00 WIB langsung dikebumikan oleh pihak keluarga.

Kapolsek Boy mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, kemudian meminta keterangan saksi yang merupakan nelayan mengatakan Sabtu dini hari itu memang terjadi hujan deras disertai angin dan ombak tinggi.

“Dari kondisi jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sementara ini disimpulkan peristiwa ini murni akibat kecelakaan saat melaut. Atas musibah ini, kami imbaukan kepada warga khususnya  nelayan untuk lebih waspada melaut mengingat sering terjadi hujan badai di laut saat ini,” tandasnya. (Andrian)


Editor: Ronie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *