Lapas Tanjungraja Resmi Miliki SAE

Polres Ogan Ilir Laksanakan Penyekatan di Gerbang Tol Keramasan
Juli 7, 2021
Dindukcapil OI Gelar Bimtek OKPOAK Bagi Bidan dan Perangkat Desa
Juli 8, 2021
SUMSEL, RADARBAHTERA.COM – Bertempat di Lapas kelas IIA Tanjung Raja, Rabu (07/07/2021), berlangsung peresmian Sarana Asimilisai dan Edukasi (SAE) oleh Kakanwail Kemenkumham RI Sumsel, Indro Purwoko SH MH.
 
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungraja, Ramdani Boy dalam kesempatan itu mengatakan, dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pembinaan terpadu, Lapas kelas IIA Tanjungraja melaksanakan pembangunan SAE, sentra layanan dan ruang kunjungan yang terintegritas menuju wilayah bebas korupsi.
 
Lebih lanjut Ramdani mengapresiasi keterpaduan kerjasama dengan lembaga terkait, diantaranya Kodim OKI/OI, PN Kayuagung, Kajari Ogan Ilir (OI), Kemenag OKI, BNN dan Polres OI, serta Pemerintahan Kecamatan Tanjungraja.
 
Sementara itu Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel, Indro Purwoko dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengpresiasi positif kepada Kalapas Kelas IIA Tanjungraja, telah berhasil membuat sarana SAE dan segala sarana inovasi positif untuk peningkatan pelayanan kepada warga binaan lapas.
 
Peresmian SAE, Sentra Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ruang Kunjungan ditandai dengan penanda tanganan prasasti, kemudian pemotongan pita dan pamakaian Caping dilanjutkan dengan pemberian pakan ikan lele oleh Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel, didampingi Kadiv Pemasyarakatan, Kadiv Administrasi, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Kabag Umum Kanwil Kemenkum HAM Sumsel, Kalapas Kelas IIA Tanjungraja dan segenap pejabat struktural lapas Kelas IIA Tanjungraja.
 
Sementara itu, dalam keterangan persnya, Kakanwil Kemenkumham Sumsel, didampingi Kalapas kelas IIA Tanjungraja menyatakan, SAE ini memanfaatkan lahan kosong Lapas kelas IIA Tanjungraja, sehingga bermanfaat bagi peningkatan pembinaan bagi warga binaan.
 
Indro tak menampik saat disinggung apakah lapas Kelas IIA Tanjungraja saat sudah tergolong over kapasitas penghuni. “Kapasitas tersedia adalah untuk 400 orang binaan, tapi saat ini sudah dihuni hampir 800 orang binaan,” katanya.
 
Adapun upaya mengatasi over kapasitas penghuni, pihak Lapas kelas IIA Tanjungraja telah melakukan permohonan kepada Pemkab OI untuk menyediakan lahan baru guna pembangunan sarana gedung Lapas mengatasi over kapasitas. Kakanwil Kemenkum Sumsel berharap Lapas kelas IIA Tanjungraja OI kelak menjadi pilot project bagi lapas di Sumsel.
 
Acara peresmian SAE dan beberapa sarana lapas Kelas IIA Tanjungraja berjalan meriah dengan tetap mematuhi prokes Covid 19. (GMA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *