Kejari Pangkalpinang Musnahkan Barang Bukti Puluhan Perkara

Silahturahmi Pengurus BKOW, Pj Ketua BKOW Sri Utami Bahas Masalah Perempuan dan Anak
November 17, 2022
Terapkan Inovasi Smart Farming, Pertanian Jadi Unggulan Bangka Tengah
November 17, 2022
BABEL, RADARBAHTERA.COM – Kejari Pangkalpinang mengadakan acara pemusnahan barang bukti, bertempat di halaman Kantor Kejari Pangkalpinang, Kamis (17/11/2022).
 
Kajari Pangkalpinang Saiful B. Siregar menyampaikan, pihaknya khususnya Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R), melaksanakan putusan Pengadilan Negeri Pangkalpinang yang telah berkekuatan hukum tetap (inkraht Van gewijsde) terhadap barang bukti, pemusnahan barang bukti, perkara tindak pidana umum periode Juni hingga Oktober 2022.
 
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari perkara narkotika dan perkara tindak pidana umum lainnya (UU pertambangan, perikanan, penganiayaan, pencabulan, UU pangan dan lain-lain).
 
“Pada hari ini, kami sudah melakukan pemusnahan barang bukti narkotika berupa sabu dengan berat 1.787,958 gram. Kemudian barang bukti ekstasi, obat-obatan dan barang bukti tindak pidana lainnya, termasuk handphone,” kata Kajari Saiful.
 
Ia juga menyampaikam terimakasih dalam pemusnahan ini, dihadiri oleh Kapolres Pangkalpinang, Pengadilan Negeri, BNN dan dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, termasuk rekan-rekan media.
 
Berikut daftar rekapitulasi keseluruhan barang bukti pemusnahan yaitu; Narkotika jenis Sabu dengan berat 1.787,959 gram dari 30 perkara; Narkotika jenis Ganja dengan berat 368,6 gram dari 2 perkara; Narkotika jenis Ekstasi/Inex dengan berat 47,970 gram dari 3 perkara; Handpone sebanyak 21 unit, dari 17 perkara dan Palstik, strip, tisu, timbangan digital, tas dan lain-lain dari 33 perkara.
 
“Jadi total keseluruhan barang bukti yang dimusnahkan hari ini ada 65 perkara, dari perkara Narkotika sebanyak 35 perkara dan perkara TPU sebanyak 30 perkara,” tandas Kajari Saiful. (Siska)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *