Dua Spesialis Curanmor Dibekuk Tim Macan Putih Polsek Indralaya

Walikota Molen Berikan Kuliah Umum Tentang Kepemimpinan
November 19, 2022
KPU Bateng Sosialiasikan Adhoc PPK dan PPS, Juga Penggunaan SIAKBA
November 19, 2022

SUMSEL, RADARBAHTERA.COM – Nasib malang menimpa Riska (19) warga Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), karena sepeda motor jenis Honda Beat bernopol BG 6760 TP miliknya raib digasak maling pada Minggu malam (13/11/2022) sekira pukul 21.00.WIB.

Dari informasi dihimpun, aksi pencurian tersebut terjadi, disaat Riska dan temannya sedang asik jalan-jalan di taman Pancasila Timbangan 32, yang mana sepeda motor dipakirkan didekat mushola lalu dikunci pengaman.

Kemudian selang beberapa jam ketika hendak pulang, Riska sudah tidak menemukan lagi sepeda motornya di tempat parkir tersebut.

Setelah dapat dipastikan bahwa sepeda motornya digasak maling, lalu Riska beserta 2 orang saksi, Agus (45) dan Suhendra (28) masing-masing warga Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara melaporkan kejadian kepihak berwajib.

Kapolsek Indralaya, AKP Herman SH seizin Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman membenarkan adanya kejadian tersebut, bahkan telah ditindaklanjuti dengan LP/B/86/XI/2022/Sumsel Res OI/ Sek IND.

“Tim Macan Putih Satuan Reskrim Polsek Indralaya yang telah mengantongi identitas pelaku langsung bergerak cepat. Kedua tersangka pelaku curanmor ternyata Wisnu Nardana (21) dan Feri (20) warga Komplek Permata Baru, Kelurahan Indralaya Utara,” kata Kapolsek Herman, Sabtu (19/11/2022).

Akhirnya, kedua pelaku berhasil dibekuk pada Kamis (17/11/2022) sekira pukul 02.00 WIB di sebuah bengkel depan SPBU Romi Herton Desa Pering, Kecamatan Indralaya tanpa melalukan perlawanan.

Selanjutnya, pelaku digiring ke Mapolsek Indralaya beserta barang bukti, selembar STNK sepeda motor Honda Beat pop warna putih, motor jenis honda beat pop warna putih bernopol BG 6067 TP, serta satu buah kunci L.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman paling lama tujuh tahun penjara,” tandas Kapolsek Herman. (Akai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *