Bawaslu Ogan Ilir Gelar Rakernis Verfak Parpol Calon Peserta Pemilu 2024

KKP Lakukan Pendalaman Alur Laut Kulur Ilir, Bupati Algafry Harap Efektif Bantu Nelayan
November 10, 2022
Bupati Algafry Harapkan P2L Dapat Memotivasi KWT
November 10, 2022
SUMSEL, RADARBAHTERA.COM – Menindaklanjuti Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 30 Tahun 2022, maka Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir (OI) melaksanakan kegiatan rapat kerja teknis (Rakernis) sehubungan dengan pelaksanaan tugas pengawasan verifikasi faktual (Verfak) partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024 di Kabupaten OI, bertempat di Ballroom Fave Hotel, Kota Palembang selama dua hari, Rabu hingga Kamis (9-10/11/2022).
 
“Kegiatan Rakernis verfak Parpol calon peserta Pemilu tahun 2024 yang kami laksanakan ini, sebagai tindaklanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 30 Tahun 2022,” kata Ketua Bawaslu OI, Dermawan Iskandar kepada radarbahtera.com, Kamis pagi (10/11/2022).
 
Ia juga mengungkapkan, untuk peserta Rakernis ini berjumlah 32 orang, terdiri dari Ketua dan Koordinator Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panwaslu Kecamatan se OI. 
 
“Alhamdulillah, untuk di Sumsel, Bawaslu OI yang pertama melaksanakan Rakernis ini,” katanya.
 
Untuk materi Rakernis ini, mulai dari pelaksanaan verifikasi faktual berdasarkan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 30 Tahun 2022; Kemudian, teknis pelaksanaan verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024 serta teknis pelaksanaan di masa perbaikan; Selanjutnya, teknis pelaksanaan pengawasan verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu tahun 2024, hingga rencana tindak lanjut. 
 
“Adapun pemateri kegiatan ini, dari anggota Bawaslu Provinsi Sumsel, Anggota KPU OI, serta anggota Bawaslu OI,” katanya.
 
Pada kesempatan ini, Dermawan Iskandar juga berpesan kepada para anggota Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten OI yang telah dilantik baru-baru ini, untuk bekerja sesuai dengan tupoksi, ikuti aturan dan mulailah melakukan uji petik dan sampling dari verfak Parpol yang dilakukan oleh KPU.
 
“Kabupaten OI, adalah Kabupatem pertama yang melakukan materi uji petik sampling, sebagai respon atas peraturan Bawaslu RI yang baru dikeluarkan,” tandasnya. (And/RB)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *